by

SINDU RAHAYU Nostalgia Papua

Papua bagi Sindu Rahayu adalah nostalgia dan masa lalu yang indah. Tak terlupakan, banyak kenangan manis, suka duka masa kecil dan keakraban bersama orang tua tercinta yang dirasakan Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, dari pulau di paling timur Indonesia itu.
Sindu yang mantan penerjun payung ini lahir di Sorong, 11 November 1978. Bapaknya, Siswadi berasal dari Pulau Jawa, persisnya dari Purwokerto dan kini bermukim di Jogjakarta, sementara sang ibu Johanna Sapurij berasal dari Ambon. Pasangan Jawa-Ambon ini dikaruniai empat anak. Sindu merupakan anak kedua dari empat bersaudara, kakak sulungnya meninggal saat mereka masih tinggal di Papua.
Kenangan yang paling diingat Sindu, antara lain ketika sang ayah pulang ke rumah dari bekerja di pengeboran minyak lepas pantai, membawa oleh-oleh makanan kesukaan dan buah-buahan. Pada waktu itu, bawaan sang ayah adalah dambaan banyak anak-anak di kota Sorong karena termasuk barang langka.
Sindu menghabiskan masa kecilnya di Sorong dan memori tentang tanah Papua setelah itu menjadi warna-warni dan berkesan. Sindu ingat prosesi memasak makanan dalam tumpukan batu. Transportasi yang sulit karena medan yang hutan dan pegunungan. Sindu yang menyandang 3 gelar Master dari UI, UGM dan KLU Jerman ini menyimpan semua pengalaman hidup di Papua sebagai kenangan terindah yang tidak terlupakan.
Memori dan kenangan indah itu seperti hidup kembali ketika Sindu bertemu dengan Usman Effendi, Kepala Otaritas Bandar Udara (Kaotban) X Merauke, yang sedang berkunjung ke di Gedung Sainath kawasan Bisnis Kemayoran Jakarta. Sindu terlibat pembicaraan akrab dengan Usman Effendi. Kaotban X ini sudah satu tahun empat bulan bertugas di Merauke mengkordinasikan keselamatan dan keamanan penerbangan di 495 bandara, satpel dan lapter di bawahnya. Tentu cerita dan nostalgia Papua langsung nyambung dan klop. “Papua bagi saya nostalgia masa lalu yang indah. Ingat masa kecil di Sorong, ingat kebersamaan dengan papa dan mama,” ujar Sindu yang kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Bagian Administrasi STPI.

Comment

BERITA TERKAIT