by

INDONESIA AVIATION SCHOOL Kembali Menerina Taruna Baru

Siswa/i Indonesia Aviation School

Tingginya antusias masyarakat terhadap pendidikan ATC, berdampak positif kepada Indonesia Aviation School atau IAS. Hanya berselang dua bulan saja dari penerimaan taruna bacth 6, IAS kembali membuka penerimaan taruna batch VII pada hari Selasa, (08/01/2019) di Wisma Aldiron, Jakarta.
Direktur Utama IAS Zulkiflie Abbas mengemukakan bahwa penerimaan siswa baru ini karena tingginya permintaan terhadap sekolah ATC di Indonesia. Pada bacth VII ini, IAS menerima 15 taruna baru. “Selamat bergabung dengan Indonesia Aviation School. Untuk menjadi seorang ATC yang handal dan professional, tidak hanya belajar dengan baik dan memiliki kemampuan saja, tetapi juga harus bisa menjaga kesehatan. Karena dari 100% taruna IAS yang diterima bekerja di AirNav itu 95%, sedangkan 5% tidak diterima karena bukan tidak memiliki kemampuan, melainkan karena faktor kesehatan. Oleh karena itu, jaga kesehatan,” katanya.
Pembukaan penerimaan taruna batch VII juga dihadiri oleh perwakilan dari AirNav Indonesia dan Wisnu Darjono mantan Direktur Operasional AirNav, serta Kasubdit Personel Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan Dinni Noerdiani juga instansi terkaitnya dan orangtua siswa.
Sedangkan di samping itu, Headmaster Indonesia Aviation School Budi Hendro Setiyono menyampaikan, taruna yang menempuh pendidikan di IAS setelah lulus juga mendapatkan lisensi sebagai ATC. Selain itu, IAS juga membuka kesempatan bagi taruna yang ingin menempuh pendidikan hingga menjadi senior ATC. “Menjadi senior ATC itu bisa juga ditempuh melalui pendidikan dan IAS siap memberikan pendidikan hingga menjadi senior ATC. Selain melalui pendidikan, bisa juga ditempuh setelah menjadi pegawai AirNav Indonesia dengan mengikuti prosesnya bertahap,” ujarnya.

Selain itu Kasubdit Personel Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan Dinni Noerdiani mengatakan bahwa dengan hadirnya Indonesia Aviation School sebagai sekolah ATC yang dikelola oleh pihak swasta, tidak hanya professional saja tetapi IAS juga memiliki kualitas yag setara dengan sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah maupun internasional di bidang yang sama.
Indonesia Aviation School selain memiliki program pendidikan yang spesifik di bidang ATC, tenaga pengajar di sekolah ini juga adalah orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Para pengajar di IAS sebagian besarnya juga pernah menjadi pejabat pada bidang Navigasi, lapangan hingga guru. B

Bagikan Berita

Comment

BERITA TERKAIT