by

BALI AVIATION & TOURISM CENTER Cetak SDM Profesional

Siswa/i Bali Aviation & Tourism Center

Penerbangan dari dan ke Bali terus mengalami kenaikkan. Banyaknya kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara membuat penerbangan di Bali selalu ramai sekalipun bukan musim liburan. Oleh karena itu, SDM Penerbangan yang memiliki kemampuan kompetensi pun sangat dibutuhkan, baik oleh pengelola bandara, airlines, cargo maupun penyedia akomodasi seperti hotel. Sehingga hadirlah berbagai sekolah penerbangan di Indonesia, salah satunya adalah Bali Aviation & Tourism Center (BATC).
BATC merupakan sekolah penerbangan kedua yang hadir di Bali dan sudah berdiri selama 13 tahun. Setiap tahunnya BATC melahirkan 500 SDM Penerbangan yang berkompeten. Program pendidikan BATC setara dengan Diploma Satu (DI) dan dalam setahun dua kali menerima pendaftaran generasi baru yang hebat, yakni bulan Juni dan Oktober sebanyak 250 generasi baru setiap periodenya.
“Tahun 2019 adalah angkatan ke-39. Majunya pariwisata Bali juga pengaruh dari penerbangan yang semakin ramai sehingga banyak wisatawan yang dengan mudah berkunjung ke Bali. Di bandara banyak sekali peluang untuk bekerja, namun tidak semuanya mengerti tentang peluang kerja di bandara dan banyak dari masyarakat Bali yang beranggapan kerja di bandara itu Pilot, Pramugari dan pengelola bandara. Padahal di bandara itu banyak supporting-nya, oleh karena itu kami membuka BATC sebagai pusat pelatihan untuk dapat bekerja di bandara,” ungkap Eka Darmi Pratiwi selaku Direktur Bali Aviation & Tourism Center.
Eka juga menambahkan bahwa banyak lulusan BATC yang tidak hanya bekerja di bandara saja tetapi juga banyak yang bekerja di bidang Pariwisata dan Perhotelan. “Karena program pendidikan yang kami miliki tidak hanya bisa diterapkan di bandara saja, tetapi juga bisa untuk mensupport di bidang Perhotelan dan Pariwisata. Di samping itu, instruktur BATC juga adalah praktisi Penerbangan,” sambungnya.

Siswa/i Bali Aviation & Tourism Center

BATC memiliki enam program pendidikan, yaitu Basic Pramugari dan Pramugara, Airport Handling Management, Passenger Handling, Aviation Security, Pelatihan Bahasa Jepang serta Pelatihan Bahasa Korea. Masing-masing program pendidikan ditempuh selama satu tahun, kecuali Aviation Security yang hanya tiga bulan saja tapi sudah mendapatkan lisensi dari Kementerian Perhubungan. Selain itu, siswa juga mendapatkan kesempatan OJT selama enam bulan, tiga bulan pertama di bandara dan tiga berikutnya di cargo juga airlines. Di samping itu, BATC juga memiliki kerjasama dengan banyak perusahaan besar di bidang penerbangan sehingga membantu penyaluran kerja bagi siswa yang sudah lulus sesuai dengan kemampuannya.

“Untuk bisa masuk ke BATC melalui tahap seleksi, seperti tinggi badan dan interview menggunakan bahasa Inggris. Melalui pendidikan, kami ingin mencetak generasi yang hebat siap kerja dan profesional serta siap bersaing dan meniti kreativitas untuk jenjang karirnya, karena 99% lulusan BATC bekerja sesuai dengan program pendidikan yang ditempuh dan BATC menerima siswa dari seluruh Indonesia,” ungkap Eka.

Bagikan Berita

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKAIT