by

Bandara Tunggul Wulung Penghargaan Untuk Memacu Semangat

Kepala Bandara Tunggul Wulung Denny Ariyanto

Di penghujung tahun 2018, Bandara Tunggul Wulung berhasil menorehkan sebuah prestasi membanggakan dengan diraihnya penghargaan bergengsi tingkat nasional dalam ajang Bandara Awards 2018 yang diselenggarakan pada Jumat (07/12/2018) di Hotel Borobudur, Jakarta. Tak tanggung-tanggung, penghargaan Juara I pada kategori UPBU Kelas III yang melayani penerbangan komersil dengan layanan terbaik diraih oleh bandara yang berada di sebelah barat Kota Cilacap, Jawa Tengah.
Berhasil membawa pulang Juara I dalam ajang bergengsi tersebut, tentu terdapat sebuah kebanggaan bagi pengelola Bandara Tunggul Wulung karena ini adalah kali pertamanya bandara itu mendapatkan perhargaan Bandara Awards.
“Alhamdulillah, ini adalah penghargaan pertama yang kami dapatkan dari Bandara Awards. Tahun-tahun sebelumnya hanya peserta saja, tetapi tahun ini sebagai juara tentu sangat menggembirakan juga membanggakan. Ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota Bandara Tunggul Wulung yang terus berusaha memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanan bandara,” kata Kepala Bandara Tunggul Wulung Denny Ariyanto.
Menurut Denny, dengan didapatkannya penghargaan tersebut adalah untuk lebih memacu semangat seluruh anggota Bandara Tunggul Wulung termasuk dengan dirinya untuk terus meningkatkan pelayanan bandara dari berbagai aspek, baik kebersihan, keamanan, kenyamanan, serta keselamatan penerbangan. Dengan diraihnya penghargaan bukan berarti semua sudah baik dan tidak ditingkatkan lagi, tetapi harus terus ditingkatkan dan yang kurang ditambahkan. “Mendapatkan penghargaan tidak membuat kami berpuas diri dengan yang sudah ada. Justru dengan diraihnya penghargaan ini untuk memacu semangat kami agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Terminal lama Bandara Tunggul Wulung


Bandara Tunggul Wulung kini hadir dengan berbagai inovasi yang membuat penumpang nyaman berada di bandara, di antaranya adalah membuat replica pesawat yang menjadi tempat favorit pengguna jasa bandara itu untuk berfoto, perombakan lahan parkir yang kini lebih luas, pos penjagaan, hingga pembangunan gedung GSE (Ground Support Equipment).
Bandara Tunggul Wulung yang terletak di Jalan Tritih Jeruk Legi, Kecamatan Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap, saat ini memiliki panjang runway 1.400 meter x 30 meter itu sudah diterbangi oleh tiga maskapai, yakni TransNusa, Pelita Air dan Susi Air.

Gapura Bandara Tunggul Wulung


Rute yang diterbangi oleh TransNusa adalah Cilacap – Semarang satu kali sehari dan terbang seminggu dua kali, yakni hari Senin dan Minggu. Sedangkan maskapai Susi Air menerbangi rute Halim Perdanakusuma Jakarta – Cilacap PP satu kali sehari dari hari Senin – Sabtu, sementara maskapai Pelita Air melayani rute penerbangan Halim Perdanakusuma Jakarta – Cilacap satu kali sehari setiap hari Rabu dan Minggu. “Sudah ada tiga maskapai yang melayani penerbangan di bandara ini. Dengan adanya transportasi udara tentu dapat memangkas waktu perjalanan Cilacap – Jakarta yang ditempuh tujuh jam jika menggunakan jalur darat. Antusias masyarakat juga terhadap transportasi udara sangat tinggi, jadi sangat membantu sekali bagi kegiatan masyarakat setempat, Pemda, maupun pelaku bisnis dan pemangku jabatan,” ungkap Kabandara.

Comment

BERITA TERKAIT