Bandara Jenderal Ahmad Yani Penghargaan Untuk Memacu Semangat

General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Cecep Sonjaya saat menerima penghargaan uara III dalam kategori bandara dengan layanan terbaik di lingkungan PT. Angkasa Pura I, Terminal Bandara Jenderal Ahmad Yani

Menjelang penutupan tahun 2018, Bandara Jenderal Ahmad Yani kembali meraih prestasi membanggakan, yakni mendapatkan penghargaan Bandara Awards sebagai Juara III dalam kategori bandara dengan layanan terbaik di lingkungan Angkasa Pura I.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Cecep Sonjaya mengemukakan, dengan didapatkannya penghargaan itu merupakan bukti bahwa bandara yang kini menjadi icon dan kebanggaan masyarakat Semarang serta Jawa Tengah itu konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap pengguna jasa bandara dengan didukungnya terminal baru penumpang yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (7/6/2018). “Kami konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik dan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan bandara. Salah satu bentuk konsistensi kami dalam melayani adalah dengan dibangunnya terminal penumpang baru yang lebih besar untuk memudahkan perpindahan orang dan barang di bandara ini serta untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa bandara. Penghargaan yang kami terima ini untuk memacu semangat kami agar lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan,” katanya.
Terminal penumpang baru Bandara Jenderal Ahmad Yani tidak hanya besar dan modern saja, tetapi bandara ini juga mengusung konsep eco airport, dimana bandara direncanakan, dikembangkan, dan dioperasikan dengan tujuan menciptakan sarana dan prasarana perhubungan yang ramah lingkungan serta berkontribusi positif kepada lingkungan hidup. “Bangunan terminal sebagian besar berdiri di atas air dan dikelilingi kolam, mulai dari gedung terminal, gedung parkir, dan wetland park area. Oleh karena itu kami mengusung konsep eco airport. Hal ini untuk mengakomodir konteks lahan yang sebelumnya merupakan lahan rawa,” sambung Cecep.
Selain itu, Cecep juga menambahkan bahwa di area bandara juga ditanami 24 ribu bibit mangrove untuk mendukung pelestarian lingkungan yang dapat menghadirkan banyak keistimewaan, baik dari aspek fisik, ekologi, maupun ekonomi. Keberadaan mangrove di sekitar bandara nantinya dapat dikembangkan sebagai obyek wisata alam tersendiri.
Terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani memiliki luas 58.652 meter persegi, serta apron baru yang dapat menampung 12 pesawat.

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *