Kepala Biro Keuangan MPR Maifrizal : Bandara di Mentawai Harus Dikembangkan

Pernah ditugaskan selama lima tahun di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai Kepala Dinas Keuangan Pendapatan dan Aset di kabupaten tersebut, membuat Maifrizal Datuk Tamaruhun jatuh cinta pada keindahan alam Mentawai, baik wisata baharinya maupun wisata alamnya.
Menurut Maifrizal Datuk Tamaruhun, potensi wisata yang dimiliki Mentawai sangat tinggi dan banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke pulau tersebut baik untuk berselancar maupun menikmati keindahan alam Mentawai. Bagi Peselancar dunia rasanya belum afdol kalau belum berselancar di Mentawai yang memiliki ombak terbaik di dunia untuk berselancar. Namun sayangnya akses menuju pulau tersebut masih terbatas. Saat ini Bandara Rokot yang terletak di Kabupaten Kepulauan Mentawai belum bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar sehingga banyak wisatawan mancanegara lebih memilih jalur laut yang memakan waktu tempuh perjalanan dari Padang ke Mentawai menggunakan kapal laut 10 – 12 jam, sedangkan kapal cepat selama empat jam.
“Mentawai memiliki cukup banyak potensi dengan keindahan alam yang mempesona. Banyak Wisatawan yang datang ke pulau ini untuk berselancar juga untuk menikmati keindahan alamnya, dan mereka membawa papan selancar. Kalau naik pesawat jenis Grand Caravan itu tidak bisa, sehingga mereka memilih naik kapal laut. Karena bagi Peselancar dunia belum afdol kalau belum berselancar di Mentawai,” katanya.
Tingginya potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Mentawai, Maifrizal Datuk Tamaruhun yang kini mengemban tugas sebagai Kepala Biro Keuangan MPR RI berharap Pemerintah Daerah setempat dapat total mengembangkan Bandara Rokot yang saat ini hanya memiliki panjang runway 900 meter x 23 meter itu. Selain itu, Maifrizal juga berharap masyarakat sekitar bisa lebih terbuka menerima perkembangan karena dengan adanya transportasi udara memudahkan perpindahan orang dan barang juga membantu mendorong perekonomian daerah menjadi semakin meningkat baik dari sisi pariwisata maupun ekonomi kreatif.
“Semoga Pemda Kabupaten Mentawai bisa total membangun daerah. Potensi wisata yang tinggi sangat sayang jika moda transportasinya tidak ada pilihan. Kalau bandara di Mentawai bisa lebih besar, maka akan membantu percepatan pembangunan wisata daerah. Dengan adanya bandara yang representative, transportasi udara lancar dan banyak pilihan, wisatawan pun menjadi lebih mudah berkunjung ke Mentawai,” ungkapnya. B

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *