Bandara Wunopito TransNusa Setia Membuka Akses Lewoleba

Akses dari Lewoleba di Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur kian terbuka dengan moda udara. Masyarakat umum sekarang mulai banyak yang memilih moda udara ketimbang moda laut.
“Masyarakat lebih memilih moda udara karena cepat,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Wunopito, Lewoleba, Kabupaten Lembata, Wisma Florianus di dampingi dua pejabat struktural yaitu ka.ur.tu Agustinus dan ka.subsie TOKPD Hironimus Namahada ketika berbincang dengan Majalah Bandara Kamis (1/11/2018) siang.
Moda udara ini masih dilayani dengan maskapai TransNusa. Maskapai ini setia mendarat di Bandara Wunopito sekali dalam sehari. Pesawat tiba dari Kupang pukul 9.31 waktu setempat dan Ground time 20 menit.
Selain akses udara, dari Lewoleba juga terdapat ferry dan kapal pelni menuju Kupang walau tidak tiap hari. Sementara kapal cepat atau kapal rakyat berangkat ke Larantuka tiap hari
Bandara Wunopito di Lewoleba ini potensial untuk berkembang karena daerah itu memiliki potensi wisata. Saat ini panjang landasan pacu bandara itu 1.200 meter. Dengan kondisi seperti itu, berarti hanya hanya bisa di darati pesawat jenis ATR 42 seri 500 yang bisa landing di bandara tersebut. Saat ini, kata Wisma.
Pemerintah Daerah berupaya membebaskan lahan untuk pengembangan bandara baik perpanjangan runway maupun pengembangan infrastruktur lainnya sesuai master plan, namun masih terkendala kemampuan keuangan daerah.
Sementara secara internal, lanjut Kabandara, pihaknya juga terus mendandani bandara. Perlahan-lahan ia menata tempat itu agar lebih baik dari waktu ke waktu. Didukung 21 tenaga PNS dan 40 honorer pelayanan bandara terus ditingkatkan. Artinya, kata Wisma, meski ada kendala pengelola bandara terus menata bandara tersebut. Maksudnya, walau berada di Lewoleba, Ibukota kabupaten yang baru berusia 19 tahun, tapi wajah bandara tak kalah menarik dengan daerah lain.”Kami juga punya spirit untuk memajukan daerah ini. Walau kami bekerja dalam keterbatasan,” kata Wisma semangat. B

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Wunopito Wisma Florianus bersama ka.ur.tu Agustinus dan ka.subsie TOKPD Hironimus Namahada
Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *