Bandara Tanjung Harapan : Turut Membangun Daerah

Anak perusahaan Sriwijaya Air, yakni Nam Air terus melakukan ekspansi dengan membuka rute penerbangan baru Balikpapan – Tanjung Selor setiap hari PP yang terbang perdana pada hari Jumat, 09 Agustus 2018 lalu menggunakan pesawat jenis ATR 72-600.
Kepala Bandara Tanjung Harapan Faisal mengemukakan, dengan bertambahnya maskapai yang melayani rute penerbangan tersebut, maka pilihan transportasi udara masyarakat Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara pun menjadi semakin banyak. “Tentu dengan hadirnya maskapai Nam Air membuat masyarakat menjadi semakin banyak pilihan dalam menggunakan transportasi udara. Selain itu, akses dari dan ke Bulungan juga menjadi kian mudah sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang turut menggeliat,” katanya.
Dengan bertambahnya maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Tanjung Harapan, maka movement pesawat dan pergerakan penumpang di bandara yang memiliki panjang landasan pacu 1.600 meter x 30 meter pun turut meningkat. Berdasarkan catatan, pergerakan penumpang berangkat di bandara ini pada tahun 2015 sebanyak 15.266, dan penumpang datang sebanyak 13.304. Lalu di tahun 2016 penumpang berangkat meningkat menjadi 15.283 dan penumpang tiba sebanyak 13.712. Sedangkan di tahun 2017, pergerakan penumpang berangkat meningkat sebanyak 14.151 dan penumpang datang sebanyak 13.808.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Direktur Komersial Nam Air Franky Gan dan Kepala Bandara Tanjung Harapan Faisal

Di samping itu, pergerakan pesawat datang dan pergi di Bandara Harapan juga terus mengalami kenaikkan. Tercatat, pada tahun 2015 pesawat datang di bandara ini sebanyak 1.069 dan pesawat berangkat sebanyak 1.069. Lalu pada tahun 2016, pesawat datang meningkat menjadi 1.184, dan berangkat sebanyak 1.184. Sedangkan pada tahun 2017, pesawat datang sebanyak 899, dan berangkat sebanyak 899.
“Baik pergerakan pesawat maupun penumpang di bandara ini setiap tahunnya mengalami kenaikkan yang cukup signifikan. Memang, beberapa kota dari Tanjung Selor ini bisa ditempuh menggunakan jalur darat, seperti ke Berau dapat ditempuh selama tiga jam dan Samarinda yang memakan waktu tempuh hingga 13 jam. Namun demikian, dengan hadirnya transportasi udara ini memudahkan pergerakan orang menuju kota besar lainnya di Indonesia meskipun harus transit terlebih dahulu di bandara hub lalu melanjutkan penerbangan berikutnya dari bandara transit,” sambung Faisal.
Selain penerbangan Nam Air, sebelumnya penerbangan di Bandara Tanjung Harapan juga sudah dilayani lebih dulu oleh Wings Air rute Balikpapan – Tanjung Selor setiap hari, Xpress Air rute Samarinda – Tanjung Selor yang terbang seminggu tiga kali, yaitu hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, serta penerbangan perintis Susi Air rute Tarakan – Tanjung Selor yang terbang seminggu enam kali.
Kabupaten Bulungan memiliki potensi daerah yang sangat tinggi, baik dalam sektor wisata maupun ekonomi. Di Bulungan terdapat banyak obyek wisata yang menarik, seperti Sungai Kayan, Air Terjun Long Pin, Sungai Giram, Sumber Air Panas Sajau, Gunung Putih, Air Terjun Idaman KM 18, Air Hutan Gunung Seriang KM 2, Pantai Tanah Kuning dan Pantai Mangkupadi. Sedangkan dalam sektor ekonomi, Bulungan memiliki potensi yang tinggi pada bidang pertambangan batu bara, perternakan, kehutanan, pertanian dan perkebunan, serta perikanan.
Dengan hadirnya Bandara Tanjung Harapan yang terletak di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, tentu tidak hanya memudahkan pergerakan orang saja, tetapi juga pendistribusian hasil panen menjadi lebih mudah sehingga perekonomian daerah pun menjadi tumbuh dengan cepat dan pesat. Dengan demikian, kehadiran bandara juga turut membantu membangun daerah. B

Peresmian penerbangan perdana Nam Air Balikpapan-Tanjung Selor
Kepala Bandara Tanjung Harapan Faisal bersama staf
Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *