by

Bandara Utarom : Tingkatkan Keamanan, Segera Pasang 15 CCTV

Pengelola Bandara Utarom terus berupaya meningkatkan pelayanan di bandara yang terletak di Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, baik dari sisi udara maupun sisi darat. Hal ini dilakukan agar bandara kebanggaan masyarakat Kaimana bisa lebih baik dan terus berkembang menjadi lebih besar.
“Tahun 2018 ini, kami sedang melakukan pembangunan gedung PK-PPK beserta pengadaan satu unit mobik PKP-PK type tiga, dan pengaspalan halaman parkir gedung cargo,” kata Yayat Suyatman Kepala Bandara Utarom kepada awak Majalah Bandara belum lama ini saat ditemui di kantornya.
Yayat juga menambahkan, tahun 2017 lalu, ia dan anggotanya sudah melakukan perbaikan permukaan landasan pacu sepanjang 2.000 meter x 30 meter, sehingga landasan pacu Bandara Utarom kini menjadi mulus. “Fokus kami tidak hanya pada menambah frekuensi penerbangan dan rute baru saja. Tetapi kenyamanan penumpang saat mendarat di bandara ini juga kami perhatikan. Kalau landasan pacu mulus, tentu saat pesawat mendarat pun akan terasa nyaman,” lanjutnya.
Selain pekerjaan dan perawatan bandara yang sudah berjalan, untuk tahun 2019, Yayat juga sudah mengajukan pelapisan PCN setebal 7,5 cm dan sudah disetujui oleh Direktorat Jenderal Pehubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Dengan meningkatknya PCN di bandara ini, kami berharap pesawat yang lebih besar pun bisa mendarat di Kaimana,” ujar Kabandara.
Di samping peningkatan pelayanan di sisi udara, peningkatan pelayanan di sisi darat pun tak luput dari perhatian Yayat dan anggotanya. Salah satunya adalah meningkatkan keamanan di Bandara Utarom dengan memasang CCTV di 15 titik demi terciptanya kenyamanan pengguna jasa bandara. “Rencananya tahun depan kami akan memasang CCTV di tempat yang memiliki potensi pengawasan ketat, seperti di pintu masuk SCP 1 dan SCP 2 serta area apron” sambung Yayat.
Selain itu, di Bandara Utarom juga dilengkapi dengan sarana ibadah, yaitu sebuah musholah yang cukup besar yang berada di samping terminal. “Musholah ini kami siapkan tidak hanya untuk digunakan oleh pengguna jasa bandara saja, tetapi juga digunakan untuk masyarakat umum yang ingin sholat. Semaksimal mungkin kami berusaha meningkatkan pelayanan di bandara ini dan melengkapi kekukarangan yang ada,” tutup Yayat. B

Comment

BERITA TERKAIT