by

Bandara Mali : Perluas Terminal Jadi Dua Lantai

Pengelola Bandara Mali terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bandara dengan memperluas gedung terminal menjadi dua lantai. Pekerjaan ini dilakukan agar pengguna jasa bandara yang terletak di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara, menjadi lebih nyaman saat berada di bandara.
Kepala Bandara Mali Wotan mengungkapkan, bahwa perluasan gedung terminal penumpang ini sesuai dengan hasil Sayembara Design Bandar Udara Nasional 2015 yang diselenggarakan oleh PT Propan Raya, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif. “Sesuai hasil sayembara, terminal penumpang akan diperluas menjadi 4.000 meter persegi dan kegiatan pembangunan direncanakan bulan Juni 2018 ini sudah berjalan dan tahap kedua pembangunan dilanjutkan tahun depan,” katanya.
Selain memperluas terminal penumpang, rencananya tahun 2020 runway Bandara Mali sepanjang 1.600 meter x 30 meter itu akan diperpanjang menjadi 1.850 meter agar dapat didarati oleh pesawat yang lebih besar lagi seperti Boeing type 737-500. “Kami akan terus memaksimalkan pengembangan Bandara Mali demi kenyamanan calon penumpang pesawat dan kenyamanan airlines yang mendaratkan pesawatnya di bandara ini,” ujar Wotan.
Pulau Alor memiliki keindahan alam yang luar biasa, terlebih keindahan alam bawah lautnya yang merupakan keunggulan yang dimiliki Pulau Alor, serta budaya yang kuat, keragaman bahasa yang memikat dan sejarah yang penuh warna. Kini menuju Alor semakin mudah dengan banyaknya pilihan transportasi ke daerah tersebut. Salah satunya dengan transportasi udara. Penerbangan di Bandara Mali Alor dilayani oleh maskapai Wings Air yang terbang dua kali sehari rute Kupang – Alor dan Transnusa terbang satu kali sehari rute Kupang – Alor. Selain itu, Bandara Mali juga melayani penerbangan perintis rute Atambua – Alor yang terbang seminggu dua kali, yakni hari Selasa dan Kamis. B

Comment

BERITA TERKAIT