by

Bandara Sultan Bantilan : Segera Renovasi Terminal Penumpang

Menuju Kabupaten Toli Toli di Provinsi Sulawesi Tengah, selain bisa menggunakan transportasi udara dari Palu juga bisa melalui jalur darat, hanya saja memakan waktu tempuh yang cukup lama yaitu memakan waktu hingga sepuluh jam perjalanan. Di mana sepanjang jalan tidaklah selalu mulus, ada beberapa jalan yang masih belum beraspal dan harus melalui jalan yang berkelok juga menanjak, sehingga transportasi udara di Toli Toli perlu ditingkatkan. Sedangkan dengan pesawat hanya 50 menit saja dari Bandara Mutiara SIS Al-Jufri di Palu, sudah sampai di Bandara Sultan Bantilan di Lalos, Kabupaten Toli Toli.
Kepala Bandara Sultan Bantilan Isdiyanto mengemukakan, sebelumnya penerbangan di Toli Toli hanya dilayani seminggu tiga kali oleh Wings Air. Namun kini, penerbangan di Toli Toli sudah dilayani setiap hari oleh Wings Air rute Palu – Toli Toli PP yang terbang satu kali sehari. “Antusias masyarakat terhadap transportasi udara di sini sangat tinggi. Setiap hari penumpang selalu penuh. Oleh karena itu, kami minta airlines agar menambah frekuensi penerbangannya ke Toli Toli,” katanya.
Selain menambah frekuensi penerbangan, Isdiyanto juga menambahkan, bahwa pengelola bandara berencana akan menambah rute penerbangan di Bandara Sultan Bantilan, yakni rute Toli Toli – Gorontalo – Manado. “Selain penambahan rute tersebut, kami juga ingin rute Makassar – Toli Toli bisa terhubung. Terkait hal tersebut kami juga sudah menyampaikan kepada pihak airlines dan saat ini sedang dipelajari oleh manajemen airlines,” ujarnya.
Di samping itu, tahun 2019 pengelola bandara juga akan merenovasi terminal penumpang agar pengguna jasa bandara pun menjadi lebih nyaman dan perataan landasan agar tidak ada genangan air saat hujan turun. “Selain penambahan rute dan frekuensi penerbangan, kami juga akan merenovasi terminal untuk kenyamanan penumpang,” sambung Kabandara.
Sedangkan tahun 2017 lalu, unit PK-PPK Bandara Sultan Bantilan mendapatkan satu mobil PK-PPK Scania terbaru. Dengan demikian, keamanan penerbangan di bandara ini pun semakin meningkat dengan bertambahnya armada baru PKP-PK. “Mobil PK-PPK Scania ini type empat dan dapat menampung 4.000 liter air, 400 liter foam dan 250 kg DCP. Unit PK-PPK Bandara Sultan Bantilan juga rutin melakukan latihan sebelum penerbangan, mereka latihan seminggu tiga kali, yaitu hari Selasa, Rabu, dan Kamis,” lanjut Isdiyanto.
Saat ini, Bandara Sultan Bantilan memiliki panjang runway 1.400 meter x 30 meter. Sesuai dengan masterplan, runway bandara ini bisa diperpanjang hingga 1.600 meter, namun sayangnya pengembangan bandara ini kurang mendapatkan respon dari Pemda setempat, sehingga pengembangan bandara pun menjadi terhambat. B

Bagikan Berita

Comment

BERITA TERKAIT