by

Bupati Kabupaten Kaimana Matias Mairuma : Surga Wisata Bahari Papua

Berbicara tentang Kaimana, tentu akan mengingatkan kita pada sebuah lagu yang berjudul Senja di Kaimana. Kalimat di atas adalah sepenggal lyric dari lagu tersebut. Senja di Kaimana memang indah, keindahannya sulit untuk dilukiskan.
Kabupaten Kaimana adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Barat dan merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Fak Fak. Jika dilihat dari letak geografis dan bentuk wilayahnya, Kaimana memang terlihat indah dan masih memiliki banyak potensi pariwisata yang belum tergali.
Bupati Kabupaten Kaimana Matias Mairuma dalam sambutannya di acara Bandara Awards 2017 mengemukakan, jika di Kaimana tidak ada bandara, tentu masyarakat Kaimana akan tertinggal jauh ke belakang. Dengan hadirnya Bandara Utarom di Kabupaten Kaimana memiliki banyak manfaat untuk perkembangan daerah, salah satunya adalah mempercepat waktu perjalanan dengan transportasi udara dan meningkatkan mobilitas. “Meningkatkan sektor pariwisata adalah salah satu planning kami. Oleh karena itu, kami butuh bandara dan pelabuhan untuk meminimalisir biaya,” katanya.
Matias juga menambahkan, bahwa saat ini sudah ada dua maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Utarom, yaitu Garuda Indonesia dan Wings Air, rencananya dalam waktu dekat maskapai Nam Air pun akan terbang ke Kaimana. “Dengan transportasi udara dapat mempercepat waktu. Sebelumnya dari Ambon ke Kaimana ditempuh selama 2,5 jam perjalanan via Fak Fak. Tapi kini dengan adanya penerbangan langsung Garuda Indonesia rute Ambon – Kaimana, waktu tempuh perjalanan pun menjadi singkat, yaitu hanya 1,5 jam saja,” lanjut Bupati.
Dalam sambutannya, Matias juga berharap dengan beroperasinya Bandara Utarom, masyarakat Kaimana juga bisa merasakan impact dan keuntungan dari pembangunan tersebut. Salah satunya adalah pesawat dapat mendarat dengan baik dan situasi bandara tetap kondusif. “Kaimana memiliki Teluk Triton yang merupakan icon wisata di sini. Dengan transportasi udara juga memudahkan akses wisatawan untuk melihat Teluk Triton. Kami butuh bandara untuk promosi pariwisata. Kalau Raja Ampat ada slogan ‘Jangan Dulu Mati Sebelum ke Raja Ampat’, Kaimana juga punya slogan ‘Kaimana Surga Wisata Bahari                      Papua’,” tutupnya. B

Comment

BERITA TERKAIT