by

Bandara Bintuni : Optimalkan Pengembangan Bandara

Kabupaten Teluk Bintuni adalah salah satu kabupaten pemekaran yang berada di Provinsi Papua Barat. Namun demikan, kabupaten ini memiliki bandara yakni Bandara Bintuni dengan runway sepanjang 830 x 23 meter.

Kepala Bandara Bintuni, Agung Tri Laksana mengemukakan, bahwa dengan adanya bandara di Teluk Bintuni ini membuat perekonomian di daerah tersebut mengalami peningkatan dan sudah semakin maju dengan banyaknya masyarakat yang mulai bertanya tentang perkembangan bandara.

“Masyarakat sudah mulai mengerti tentang bandara dan juga sudah banyak yang bertanya tentang perkembangan bandara,” katanya pada tim Majalah Bandara saat berkunjung ke Bandara Bintuni beberapa waktu lalu.

Agung menjelaskan lebih lanjut, bahwa Pemda siap untuk mengadakan optimalisasi pengembangan bandara, minimial dapat memiliki panjang runway 1200 meter agar dapat bisa didarati oleh pesawat ATR-72.

“Saat ini hanya pesawat jenis Caravan saja yang dapat mendarat di bandara ini. Seperti Susi Air yang terbang hanya seminggu tiga kali. Oleh karena itu, Pemda siap untuk mengoptimalisasikan pengembangan bandara agar dapat memiliki runway yang lebih panjang minimal 1200 meter,” ujarnya.

Menurut Agung, untuk mengembangkan bandara membutuhkan koordinasi yang lebih intens dengan Pemda, serta melakukan pemenuhan standar keamanan dan meningkatkan kapasitas yang sesuai dengan keadaan.

Saat ini, pengguna jasa transportasi udara di Bandara Bintuni adalah lebih banyak masyarakat ekonomi menengah ke atas, seperti para pelaku bisnis. Sedangkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah lebih memilih menggunakan jalur darat.  B

Bagikan Berita

Comment

BERITA TERKAIT