by

Bandara RA Bessing Malinau : Miliki Runway 1619 x 30 M

Kesibukan gerakan pesawat di Bandara RA Bessing, Malinau, Kalimantan Timur kini mulai terlihat setelah dilakukan perpanjangan landasan pacu, sehingga pesawat jenis ATR-42 bisa mendarat di bandara tersebut.
Menurut Kepala Bandara RA Bessing, Hundoyo, bandara tersebut kini memiliki panjang landasan mencapai 1616 x 30 M. Namun, yang sudah di-clare adalah sepanjang 1.450 x 30 M. “Dengan runway sepanjang itu, maka bandara RA Bessing sudah bisa didarati oleh pesawat jenis ATR-42, “katanya ketika berbincang dengan Majalah Bandara, belum lama ini.
Menurut dia, bandara tersebut tidak saja memiliki peranan strategis di sektor transportasi angkutan udara. Tapi, juga berperan dalam menggerakan dan mengembangkan potensi perekonomian di daerah sekitar. “Bandara RA Bessing berperan dalam menumbuhkan perekonomian daerah, “katanya.
Dia mengemukakan bahwa pengembangan bandara, terutama memperpanjang landasan pacu, dirasa perlu guna mengantisipasi meningkatnya angkutan pesawat penumpang. “Daerah Kabupaten Malinau memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan,” katanya.
Hundoyo menjelaskan bahwa sesuai dengan master plan, maka runway Bandara RA Bessing nantinya akan diperpanjang menjadi 1.800 M. “Dengan panjang landasan seperti itu, maka bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar, “katanya.
Bandara RA Bessing Malinau saat ini sudah memiliki terminal penumpang yang cukup bagus. Terminal tersebut dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau. Malinau adalah salah satu di antara 5 kabupaten baru di Provinsi Kalimantan Utara. Kelima kabupaten itu antara lain Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tanjung Selor.
Pada awalnya, katanya, Bandara RA Bessing Malinau memiliki panjang landasan pacu 1450×30 meter. Namun kini sudah ada perpanjangan landasan menjadi 1.619 x 30 M. Mengembangkan fasilitas serta pelayanan bandara memang fokus kerja bagi Kabandara Hundoyo. Dia berharap, melalui kinerja tersebut keselamatan dan keamanan penerbangan semakin maksimal. B

Comment

BERITA TERKAIT