by

Bandara Mozes Kilangin : Menjadi UPBU Kelas II

Perjuangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara beserta Pemerintah daerah Mimika untuk menjadikan Bandara Mozes Kilangin menjadi bandara umum kini sudah terwujud. Bandara tersebut kini resmi dikelola oleh Kementerian Perhubungan.
Sebelumnya, Bandara Mozes Kilangain dikelola oleh PT Freeport Indonesia. Namun, terhitung sejak 16 Oktober 2016, bandara tersebut resmi dikelola oleh Kementerian Perhubungan menjadi Unit Penyelenggara Bandar Udara Mozes Kilangin (UPBU) Kelas II.
Pelaksana tugas Kepala UPBU Mozes Kilangin Soekarjo mengemukakan, Bandara tersebut sekarang dikelola oleh Kementerian Perhubungan terhitung sejak 16 Oktober 2016, tidak dikelola oleh PT Freeport Indonesia. “Diharapkan dengan statusnya yang baru ini, akan semakin banyak pesawat komersil yang terbang dari dan ke Timika,” katanya.
Bandara Mozes Kilangin memiliki runway sepanjang 2390 meter. Movement di bandara ini dalam sehari tercatat sebanyak 120 – 130 pergerakan, baik pesawat komersial maupun pesawat penerbangan perintis. “Tahun 2016 lalu kita melayani 22 rute penerbangan perintis,” ujar Soekarjo.
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa tahun 2017 ini terdapat 23 rute yang akan dilayani oleh Bandara Mozes Kilangin. Tidak hanya itu saja, katanya, Bandara Mozes Kilangin juga terus meningkatkan pelayanan penerbangan ke pedalaman Papua, salah satunya adalah dengan melayani angkutan kargo dengan rute Ilaga – Sinak – Kenyam.
Menurut dia, angkutan kargo rute Ilaga-Sinak dan Kenyam cukup prospek. “Tahun 2017 adan subsidi angkutan cargo dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” tutup Soekarjo. B

Comment

BERITA TERKAIT