by

Bandara Abdulrachman Saleh Malang : Runway Akan Diperpanjang Pada 2018

Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang kini terus mengembangkan fasilitas dengan memperpanjang runway menjadi 2.500 x 45 M guna meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa kebandaraan.
Kepala Bandara Abdulrachman Saleh, Suharno, mengemukakan bahwa pembangunan perpanjangan runway tersebut akan dilakukan mulai tahun 2018. “Saat ini runway bandara Abdulrachman Saleh baru mencapai 2.250 X 40 M, “katanya.
Suharno mengemukakan bahwa pembangunan runway itu dari sisi udara akan dibantu oleh Kementerian Perhubungan, sedangkan dari sisi darat akan dibangun oleh Pemda Jawa Timur dengan menggunakan APBD, “katanya.
Bandara Abdulrachmah Saleh relatif lebih sibuk dan ramai. Hal itu ditandai dengan pergerakan pesawat (movement) setiap hari mencapai 20 kali, sembilan di antaranya tujuan Jakarta, sedangkan satu lagi tujuan Denpasar. “Bandara ini memiliki potensi untuk dikembangkan guna mengantisipasi meningkatnya permintaan angkutan pesawat, “katanya.
Suharno mengemukakan bahwa pesawat yang terbang ke Malang antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Sriwijaya dan Wings Air.
Penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh saat ini intensitasnya sudah relatif padat karena bandara itu melayani penerbangan sipil sebanyak sembilan kali penerbangan setiap harinya.
Bandar udara Abdulrachman Saleh, merupakan bandara paling tua yang ada di kota Malang. Bandara itu dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda sekitar tahun 1937-1940. Pada masa itu, bandara tersebut lebih dikenal dengan nama lapangan terbang Bugis. B

Comment

BERITA TERKAIT