Menhub: Tingkatkan Aksesibilitas Transportasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa prioritas utama pembangunan sektor transportasi udara adalah meningkatkan aksesibilitas transportasi untuk kawasan timur Indonesia. Selain itu, katanya, dalam wawancara khusus dengan majalah Bandara, juga meningkatkan aksesibilitas wilayah pedesaan, wilayah perbatasan, daerah pedalaman dan wilayah terluar dari Indonesia. “Kebijakan ini sudah sesuai dengan rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN 2015-2019), “katanya.
 Pemerintah telah menerbitkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 melalui Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada tahun lalu. RPJMN itu menjadi pedoman Kementerian/Lembaga dalam menyusun rencana strategis, bahan penyusunan dan penyesuaian RPJM Daerah, menjadi pedoman pemerintah dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP), dan acuan dasar dalam pemantauan dan evaluasi RPJM Nasional.
Menurut Budi Karya Sumadi, kondisi makro ekonomi nasional saat ini adalah terjadinya ketimpangan pertumbuhan daerah antara wilayah barat dan wilayah Timur Indonesia. Untuk menyeimbangankan pembangunan dan perekonomian tersebut, menurut menteri, hal yang paling penting dilakukan adalah dengan cara penguatan konektivitas antar daerah dan konektivitas suatu wilayah dalam negeri dan luar negeri.
Masalah lain yang mendapat perhatian pemerintah, katanya, prioritas adalah pembangunan infrastruktur pada kawasan pariwisata. “Hal ini penting dilakukan guna mendukung terciptanya daerah baru pariwisata, sehingga target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan pada tahun 2019 bisa tercapai, “ujarnya.
Sesuai dengan RPJMN itu, arah kebijakan nasional dalam pengembangan perhubungan adalah mengupayakan ketersediaan infrastruktur melalui pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana transportasi yang berkelanjutan guna mendorong pemerataan pembangunan, melayani kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau serta membuka keterisolasian wilayah tertinggal. B

 

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *