Market Intelligence Untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Ditulis oleh Teks dan Foto Release INAMAR on . Posted in airport-services

Proses tender pada Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk kebutuhan bandara  sebelumnya memakan waktu sebulan atau bahkan lebih. Kondisi proses administrasi berupa dokumen dalam jumlah yang cukup banyak serta harus dihadiri oleh perwakilan vendor membuat PBJ berjalan semakin lama.
Dewasa ini, perkembangan teknologi online dapat membawa manfaat yang sangat menguntungkan, termasuk dalam proses PBJ. Salah satunya  adalah INAMART ( www.inamart.co.id ) yang coba meluncurkan solusi berbasis teknologi online bagi pengadaan barang dan jasa khususnya pada dua BUMN pengelola bandara yaitu PT. Angkasa Pura I (Persero) dan PT.  Angkasa Pura II (Persero).
Bagaimana PBJ dapat direalisasikan efisien secara online? Karena INAMART menyediakan layanan platform Procure-to-Pay sebagai solusi menyeluruh bagi pelaksanaan siklus pengadaan mulai dari persiapan, sampai dengan monitoring proses PBJ.
Didirikan pada Februari 2015, INAMART dalam waktu singkat mengembangkan produk digital yang melayani proses tender online yaitu e-procurement dan pembelian secara online lewat e-catalogue. Produk-produk lain yang melengkapi solusi Procure-to-Pay diantaranya Data Analytics Platform, Business intelligence, e-Monev dan e-Payment yang memastikan pelaksanaan Good Corporate Governance, serta vendor management yang membangun hubungan strategis dengan penyedia.

Marketplace Sebagai Market Intelligence
Di sisi penyedia saat ini INAMART membangun pasar online berbasis teknologi  marketplace dimana penyedia dapat dengan mudah menawarkan produk yang dapat diakses lewat e-catalogue untuk pembelian langsung. Marketplace juga bertujuan untuk memberikan informasi yang sangat diperlukan dalam proses PBJ. Informasi tersebut antara lain berupa spesifikasi produk dalam bentuk gambar dan video yang selalu dapat diperbaharui, sehingga dapat memberikan rekomendasi sesuai kebutuhan pengadaan. Hal tersebut dimaksudkan agar produk rekanan dapat dengan mudah ditemukan. Sebagai contoh penyedia alat tulis kantor yaitu PT. Datascrip yang memasarkan produknya lewat e-catalogue Angkasa Pura I dan Angkasa Pura  II untuk pembelian ATK 26 bandara.
Adapun keunggulan teknologi yang ditawarkan adalah online sistem yang terintegrasi antara produk penyedia dengan sistem Procure-to-Pay. Keunggulan lainnya yang tidak kalah penting adalah market intelligence yang dapat dimanfaatkan bagi PBJ untuk melakukan reviu produk, pembandingan dan harga pasar dalam platform e-marketplace. Dengan harapan bahwa keuntungan dari market intelligence ini dapat dimanfaatkan oleh pengelola bandara diseluruh Indonesia. B