Bogor Icon Hotel : Usung Konsep Go Green

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Hotel

Berada tidak jauh dari Jakarta, Bogor adalah salah satu kota favorit yang ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan, baik untuk keperluan bisnis maupun berwisata, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara berbondong-bondong mengunjungi destinasi wisata yang berada di Kota Hujan itu yang terkenal dengan udaranya yang sejuk.
Tak heran, jika bisnis perhotelan di Bogor pun kini semakin ramai. Berbagai hotel berbintang pun dapat ditemukan dengan mudah. Salah satunya adalah Bogor Icon Hotel and Convention yang terletak di Jalan Raya Baru No. 1, Bukit Cimanggu City, Cibadak, Tanah Sereal, Kota Bogor.
Bogor Icon Hotel and Convention adalah hotel bintang empat yang dilengkapi dengan apartement dan condotel. Hotel ini memiliki 350 kamar dengan empat type, yaitu Superior, Deluxe, Junior Suite dan Suite. Hotel yang sudah berdiri tiga tahun ini memiliki fasilitas yang lengkap dalam menunjang kebutuhan tamu yang menginap.
General Manager Bogor Icon Hotel and Convention Ricardo Tiwon mengemukakan, bahwa hotel yang sudah tiga bulan berada di bawah kepemimpinannya itu dilengkapi dengan swimming pool, spa, outbound, kids zone, billiard hingga lempar lembing. “Kita tidak hanya menawarkan fasilitas yang lengkap saja terhadap tamu, tapi kita juga menawarkan pemandangan dan kesejukan Kota Bogor,” katanya.
Ricardo menjelaskan lebih lanjut, bahwa hotel yang mengusung konsep go green itu memiliki kebun kunyit sendiri. Di mana kunyit tersebut digunakan sebagai rempah-rempah untuk memasak Soto Bogor yang merupakan salah satu kuliner khas daerah tersebut. “Kebun kunyit tersebut sudah ditanam sejak hotel ini berdiri dan yang mengelolanya adalah Zulianto yang bertugas di bagian front office. Dan Bogor Icon adalah satu-satunya hotel yang memiliki kebun kunyit dan 40% hotel ini dikelilingi tanaman” tambahnya.
Pelayanan yang diterapkan manajemen Bogor Icon Hotel and Convention patut diacungi jempol. Karena manajemen hotel itu memberikan pelayanan tidak hanya saat tamu menginap saja, tapi juga kebutuhan tamu setelah check out dari hotel tersebut diperhatikan. “Sudah satu tahun kami bekerjasama dengan bis JA Conexion. Bus ini mengantarkan tamu langsung ke Bandara Soekarno-Hatta. Ada dan tidak ada penumpang, bis ini tetap berangkat setiap 15 menit sekali. Tidak hanya tamu hotel yang dapat menikmati pelayanan ini, tapi masyarakat umum sekitar hotel juga bisa menggunakan layanan bis ini. Selain itu, kami juga memperlakukan tamu bukan sebagai tamu, tapi sebagai keluarga. Dengan demikian, tamu akan merasa nyaman menginap di sini,” ungkap Ricardo. B