Dhani Kurnia : Tekuni dan Konsisten

Ditulis oleh Teks dan Foto Rizki Indriyanah on . Posted in Hotel

Dhani Kurnia, pria kelahiran Jakarta ini sudah melanglang buana menjelajahi dunia bersama pekerjaan yang ia tekuni, yaitu Chef. Pria yang akrab disapa Damon ini mengungkapkan, sebelum ia bergabung di The Jayakarta SP Jakarta Hotel & SPA sebagai Executive Chef, ia juga pernah bekerja di kapal pesiar Celebrity Cruises sebagai Sous Chef selama dua tahun. “Dulu, cita-cita saya adalah ingin keliling dunia gratis dan dibayar. Lalu, saya cari pekerjaan apa yang bisa membawa saya keliling dunia gratis dan dibayar. Bekerja di kapal pesiar adalah jawabannya, dengan pengalaman bekerja minimal satu tahun di bidang yang sama,” kata pria yang hobi makan dan mengeksplor makanan.
Dhani juga menambahkan, saat itu ia juga sedang bekerja di Hotel Sheraton Bandara sebagai Chef sudah hampir dua tahun. Demi mewujudkan cita-citanya, Dhani pun meninggalkan pekerjaan dan zona amannya itu, lalu mencoba peruntungan melamar bekerja di kapal pesiar mewah tersebut dan diterima. Selama dua tahun, ia menjelajah dunia sebagai Chef di kapal pesiar mewah itu.
Seiring dengan banyaknya program televisi yang menayangkan program menjadi Masterchef, Dhani pun tak segan berbagai ilmu untuk menjadi Masterchef. Untuk menjadi     Masterchef, menurut Dhani salah satunya harus menguasai dan menggeluti bidang tersebut selama puluhan tahun serta menjadi pimpinan dalam bidang tersebut yang membawahi sepuluh orang staf, juga memiliki satu restaurant yang berhasil mendapatkan michelin star. “Menjadi Masterchef itu tidak mudah. Selain harus memiliki skill yang mumpuni dalam bidang tersebut dan konsisten menekuninya, juga harus pandai berhitung yang merupakan standar dalam membuat recipe,” ujarnya.
Sebagai Executive Chef di hotel bintang empat yang terletak di Jalan Hayam Wuruk 126, Jakarta Barat, Dhani terus mengeksplor kemampuannya dalam meracik makanan. Salah satu hasil karyanya adalah Sop Buntut yang merupakan menu makanan paling laris di The Jayakarta SP Jakarta Hotel & SPA yang ia kembangkan menjadi Sop Buntut Jahanam dan menu tersebut masuk ke dalam food promo. “Masakan Indonesia itu kan didominasi dengan rempah-rempah aromatic yang kuat akan cita rasa. Sop Buntut Jahanam itu saya racik lagi dengan rempah-rempah dan rasa pedas yang kuat. Meskipun food promo, tapi ini adalah menu yang best seller. Rencana, tahun 2018 Sop Buntut Jahanam ini akan dimasukkan ke dalam daftar menu tetap,” tutupnya. B